Senin, 16 April 2012
Tarian Capoeira
Seni bela diri capoeira memang sangat menarik. Musik yang menarik serta gerakan bela diri akrobatik yang seperti tarian ini, cukup mengundang perhatian kalangan muda di Indonesia. Seni bela diri ini pun telah berkembang pesat di Indonesia sejak tahun 1990-an.
Seni beladiri Capoeira ini berasal dari Brazil yang dikembangkan oleh para budak Afrika di daerah tersebut sekitar tahun 1500-an. Pada zaman dahulu, mereka melakukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar). Mereka menggunakan musik untuk menyembunyikan latihan mereka.

Para budak hidup dalam kondisi yang tidak manusiawi, dipaksa untuk bekerja dan seringkali mendapatkan hukuman fisik. Jumlah budak ini sedikit, mereka tidak mempunyai senjata, hidup dalam hukum kolonial, dan memiliki ketidakcocokan antara perbudakan dari kultur afrika yang berbeda serta pengetahuan yang sedikit tentang pulau dan lingkungan. Dengan kondisi tersebut, mereka pun akhirnya terpacu untuk melakukan pemberontakan.
Dalam lingkungan ini, capoeira akhirnya mulai berkembang. Bukan hanya sekedar gaya berkelahi, namun capoeira diciptakan sebagai harapan untuk hidup, alat di mana seorang budak yang melarikan diri, tanpa dipersenjatai apapun, dapat bertahan dalam permusuhan, daerah yang tidak diketahui dan menghadapi pemburu capitães-do-mato (agen kolonial bersenjata yang bertugas mencari para pelarian).
Di akhir abad ke -19, perbudakan di Brazil sudah mulai dihapuskan. Namun, orang kulit hitam yang bebas tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki tempat tinggal, tidak memiliki pekerjaan dan dipandang rendah oleh masyarakat. Capoeira pun mereka pertahankan sebagai sarana rekreasi dan praktek seni bela diri. Namun, kemampuan seni bela diri ini akhirnya disalahgunakan dan para praktisinya yang disebut capoeiristas yang akhirnya menjadi bodyguard, tentara bayaran dan bahkan pembunuh bayaran.
Capoeira akhirnya dilarang di tahun 1890 karena dianggap meneror Rio de Janeiro. Setiap warga yang tertangkap berlatih capoeira akan ditangkap, disiksa dan sering dimutilasi oleh polisi. Praktek capoeira pun kembali dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Hingga tahun 1932 ketika pelarangan capoeira sudah tidak sekuat sebelumnya, Mestre Bimba memperoleh izin untuk membuka sekolah capoeira pertama di Salvador.
Capoeira saat ini bukan hanya sebagai seni bela diri dari Brazil, namun juga menjadi penyebar kultur aktif Brazil di seluruh dunia. Sejak tahun 1970-an, para ahli capoeira mulai beremigrasi dan mengajarkan capoeira di berbagai negara. Capoeira pun berubah menjadi kebanggaan warga Brazil.
Bagi anda yang tertarik untuk mempelajari seni beladiri capoeira, di Indonesia sudah terdapat sekolah capoeira yakni Sinha Bahia de Capoeira International yang telah berdiri sejak tahun 2003. Sekolah ini didirikan atas inisiatif Paul Andrew Stevens yang berkebangsaan Amerika Serikat namun lahir di Indonesia. Di sekolah capoeira ini akan diajarkan cara untuk selalu berfikir strategis- menganalisa keadaan, mengenal arti kehidupan, disiplin, kepandaian bergaul, dan ketenangan pikiran. Selain itu, capoeira pun bermanfaat intuk menjadikan tubuh lebih bugar yang nantinya akan membentuk kekuatan, ketahanan dan kelenturan otot.
Seni beladiri Capoeira ini berasal dari Brazil yang dikembangkan oleh para budak Afrika di daerah tersebut sekitar tahun 1500-an. Pada zaman dahulu, mereka melakukan latihan dengan diiringi oleh alat-alat musik tradisional, seperti berimbau (sebuah lengkungan kayu dengan tali senar yang dipukul dengan sebuah kayu kecil untuk menggetarkannya) dan atabaque (gendang besar). Mereka menggunakan musik untuk menyembunyikan latihan mereka.
Para budak hidup dalam kondisi yang tidak manusiawi, dipaksa untuk bekerja dan seringkali mendapatkan hukuman fisik. Jumlah budak ini sedikit, mereka tidak mempunyai senjata, hidup dalam hukum kolonial, dan memiliki ketidakcocokan antara perbudakan dari kultur afrika yang berbeda serta pengetahuan yang sedikit tentang pulau dan lingkungan. Dengan kondisi tersebut, mereka pun akhirnya terpacu untuk melakukan pemberontakan.
Dalam lingkungan ini, capoeira akhirnya mulai berkembang. Bukan hanya sekedar gaya berkelahi, namun capoeira diciptakan sebagai harapan untuk hidup, alat di mana seorang budak yang melarikan diri, tanpa dipersenjatai apapun, dapat bertahan dalam permusuhan, daerah yang tidak diketahui dan menghadapi pemburu capitães-do-mato (agen kolonial bersenjata yang bertugas mencari para pelarian).
Di akhir abad ke -19, perbudakan di Brazil sudah mulai dihapuskan. Namun, orang kulit hitam yang bebas tidak mendapatkan perhatian dari pemerintah. Sebagian besar dari mereka tidak memiliki tempat tinggal, tidak memiliki pekerjaan dan dipandang rendah oleh masyarakat. Capoeira pun mereka pertahankan sebagai sarana rekreasi dan praktek seni bela diri. Namun, kemampuan seni bela diri ini akhirnya disalahgunakan dan para praktisinya yang disebut capoeiristas yang akhirnya menjadi bodyguard, tentara bayaran dan bahkan pembunuh bayaran.
Capoeira akhirnya dilarang di tahun 1890 karena dianggap meneror Rio de Janeiro. Setiap warga yang tertangkap berlatih capoeira akan ditangkap, disiksa dan sering dimutilasi oleh polisi. Praktek capoeira pun kembali dilakukan secara sembunyi-sembunyi. Hingga tahun 1932 ketika pelarangan capoeira sudah tidak sekuat sebelumnya, Mestre Bimba memperoleh izin untuk membuka sekolah capoeira pertama di Salvador.
Capoeira saat ini bukan hanya sebagai seni bela diri dari Brazil, namun juga menjadi penyebar kultur aktif Brazil di seluruh dunia. Sejak tahun 1970-an, para ahli capoeira mulai beremigrasi dan mengajarkan capoeira di berbagai negara. Capoeira pun berubah menjadi kebanggaan warga Brazil.
Bagi anda yang tertarik untuk mempelajari seni beladiri capoeira, di Indonesia sudah terdapat sekolah capoeira yakni Sinha Bahia de Capoeira International yang telah berdiri sejak tahun 2003. Sekolah ini didirikan atas inisiatif Paul Andrew Stevens yang berkebangsaan Amerika Serikat namun lahir di Indonesia. Di sekolah capoeira ini akan diajarkan cara untuk selalu berfikir strategis- menganalisa keadaan, mengenal arti kehidupan, disiplin, kepandaian bergaul, dan ketenangan pikiran. Selain itu, capoeira pun bermanfaat intuk menjadikan tubuh lebih bugar yang nantinya akan membentuk kekuatan, ketahanan dan kelenturan otot.
Tari Samba
Tari Samba merupakan salah satu tarian yang berasal dari Afrika yang kemudian dibawa ke negara Brazil oleh para budak Afrika. Di Brazil tari Samba kemudian berkembang sebagai tarian rakyat.
Dan sejak tahun 1935 tarian Samba selalu ditampilkan pada karnaval Brasil yang diadakan setiap tahunnyadi Rio de Jeneiro.

Walaupun tari Samba berasal dari Afrika tapi tarian ini lebih dikenal sebagai simbol dari negara Brasil dan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Brasil.
Tidak seperti tarian latin lainnya seperti Salsa dan Tango yang membtuhkan pasangan untuk melakukannya. Tari Samba bisa dibawakan secara individu.
Tidak hanya sebgai tarian yang bisa menimbulkan aura seksi ketika menarikannya. Tari Samba ternyata juga bisa dijadikan untuk membakar kalori dalam tubuh.
Gerakan tarian yang cepat akan membuat seluruh tubuh bergerak dan meningkatkan detak jantung. Dengan begitu proses pembakaran kalori pun lebih lama dan banyak.
Dikatakan bahwa menarikan tarian latin seperti tari Samba selam satu jam sama akan membakar kalori sebnayak kkta berenang atau berjalan selama satu jam.
Apalagi dengan diiringi musik yang dapat membangkitkan semangat, membakar kalori sekarang tidak lagi membosankan dan terlihat berat.
Hampir semua lagu bertempo 2/2, 4/4 dan 6/8 bisa dijadikan latar untuk latihan tari Samba. Selain bisa membakar kalori, tari Samba juga menghilangkan stres akibat bekerja.
Dengan tari Samba selain bisa mendapatkan tubuh kencang yang seksi kita juga terhindar dari stres yang bisa mengakibatkan penuaan dini.(nn)
Dan sejak tahun 1935 tarian Samba selalu ditampilkan pada karnaval Brasil yang diadakan setiap tahunnyadi Rio de Jeneiro.
Walaupun tari Samba berasal dari Afrika tapi tarian ini lebih dikenal sebagai simbol dari negara Brasil dan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan budaya Brasil.
Tidak seperti tarian latin lainnya seperti Salsa dan Tango yang membtuhkan pasangan untuk melakukannya. Tari Samba bisa dibawakan secara individu.
Tidak hanya sebgai tarian yang bisa menimbulkan aura seksi ketika menarikannya. Tari Samba ternyata juga bisa dijadikan untuk membakar kalori dalam tubuh.
Gerakan tarian yang cepat akan membuat seluruh tubuh bergerak dan meningkatkan detak jantung. Dengan begitu proses pembakaran kalori pun lebih lama dan banyak.
Dikatakan bahwa menarikan tarian latin seperti tari Samba selam satu jam sama akan membakar kalori sebnayak kkta berenang atau berjalan selama satu jam.
Apalagi dengan diiringi musik yang dapat membangkitkan semangat, membakar kalori sekarang tidak lagi membosankan dan terlihat berat.
Hampir semua lagu bertempo 2/2, 4/4 dan 6/8 bisa dijadikan latar untuk latihan tari Samba. Selain bisa membakar kalori, tari Samba juga menghilangkan stres akibat bekerja.
Dengan tari Samba selain bisa mendapatkan tubuh kencang yang seksi kita juga terhindar dari stres yang bisa mengakibatkan penuaan dini.(nn)
Sejarah Tari Salsa
Salsa” berasal dari bahasa Spanyol yang secara harafiah berarti saus ( inggris : “Sauce” ) yang secara spesifik sebetulnya merupakan sejenis saus sambal / saus pedas yang biasanya digunakan untuk makanan Amerika Latin. Namun, pengertian Salsa sebagai sebuah dance dan aliran musik ternyata telah melewati perjalanan sejarah yang sangat panjang dan penuh dengan kontroversi.
Mungkin nenek moyang dari musik “Salsa” yang kita ketahui sekarang adalah yang sebetulnya dahulu disebut sebagai Cuban Son, sebuah aliran musik yang berasal dari provinsi Oriente di daerah Cuba. Cuban Son mulai terbentuk pada akhir abad 19, dengan mewakili perpaduan budaya Afrika dan Spanyol, memadukan konsep rhythm, harmoni, dan melodi dari kedua belah tradisi. Pada awal abad 20, musik Son telah merasuki berbagai genre musik Cuba, dengan ciri khas adanya ritmik clave yang sampai sekarang menjadi trade mark musik Salsa. Alat-alat musik tradisional yang digunakan pada awal lahirnya Son diantaranya tres, bongo, clave, maracas, güiro, dan instrument yang mewakili bass ( marímbula, botija, atau contra bass ala eropa ), serta vokal. Sebelum dimulainya penggunaan instrument piano dan guitar, tres merupakan satu-satunya instrument melodis yang bertanggungjawab menyediakan unsur melodic dan harmonic pada lagu.
Pada tahun 1940, beberapa grup Cuba mengembangkan son-montuno, yang kemudian lahir menjadi musik dansa yang sangat digemari. Saat itulah son-montuno sudah berkembang dengan diikutsertakannya instrument-instrument seperti brass section, piano, conga, dll.
Sebetulnya pembicaraan kontradiktif tentang musik Salsa banyak disebabkan karena permasalahan politis dan strategi bisnis. Pada masa revolusi Cuba, banyak musisi Cuba yang eksodus ke daratan amerika, yang kemudian menyebabkan perbedaan hasil dalam proses perkembangan budaya musik Son di kedua negara. Perbedaan ini menyebabkan perdebatan dalam terminologi yang digunakan untuk musik yang berasal dari Cuba itu sendiri, yaitu “Salsa” semenjak istilah tersebut muncul pada awal 1970-an. Sampai sekarang istilah tersebut masih diperdebatkan.
Banyak orang Cuba yang berpendapat bahwa istilah Salsa sebetulnya tidak ada, karena sebetulnya musik tersebut lebih ditepat disebut Cuban Son, yang kemudian diberi “label” untuk kepentingan komersil oleh industri musik amerika. Pada akhirnya, istilah Salsa kemudian berkembang menjadi pengertian luas yang mewakili musik Afro-Cuban yang berasal dari pantai timur ( East Coast ) dan Puerto Rico yang sedikit banyak juga ikut andil dalam perkembangan musik tersebut.
Pada tahun 1980-an, dunia Salsa mengalami persaingan yang sangat ketat dengan musik merengue dari Republik Dominica yang sangat kental dengan nuansa dansa yang kita kenal dengan nama two steps, plus penampilan musisi-musisi merengue yang terkenal atraktif di atas panggung. Dampak dari persaingan ini, musisi salsa justru melakukan inovasi yang kontradiktif, mereka justru memperkenalkan style salsa yang lebih cooling-down dimana terjadi penurunan tempo pada lagu, dan penggunaan lirik dalam bahasa inggris mulai diperkenalkan. Musik tersebut kini kita kenal dengan Romantic Salsa, yang meskipun tidak se-energik musik Salsa sebelumnya, namun ternyata memiliki tingkat penjualan yang meningkat pada industri rekaman.
Style ini kemudian memperkenalkan bintang-bintang baru pada tahun 1990-an yang ditargetkan pada segmen-segmen pasar anak muda amerika, dan akhirnya popularitas musik salsapun terus meningkat. Secara karakter (selain perbedaan tempo), sound dalam Romantic Salsa juga sudah mulai menggunakan peralatan elektronik dari keyboard-keyboard modern dan electric piano, yang biasanya didominasi oleh musik jazz, pop, funk, fusion, dan rock pada masa itu.
Meskipun musik salsa pada awalnya lebih dikenal pada teritori New York dan daerah selatan amerika, namun sejalan dengan meningkatnya popularitas, musik tersebut mulai dikenal secara merata diseluruh daratan amerika. Secara budaya, musik salsa pun berkembang tidak hanya sebagai Dance Music, namun juga sebagai “Listening Music”, dengan perpaduan antara unsur mainstream jazz, dan be bop, yang kemudian melahirkan Latin Jazz ( juga disebut Cuban Jazz ), dengan artis-artis diantaranya Machito, Bauzá, O’Farrill, George Shearing, Cal Tjader, Mongo Santamaría, Willie Bobo, Clare Fischer, dll. Beberapa orang menyebut aliran ini sebagai perpaduan antara musik Carribean dengan Amerika Utara, yang sebelumnya belum terkolaborasi dengan baik
Mungkin nenek moyang dari musik “Salsa” yang kita ketahui sekarang adalah yang sebetulnya dahulu disebut sebagai Cuban Son, sebuah aliran musik yang berasal dari provinsi Oriente di daerah Cuba. Cuban Son mulai terbentuk pada akhir abad 19, dengan mewakili perpaduan budaya Afrika dan Spanyol, memadukan konsep rhythm, harmoni, dan melodi dari kedua belah tradisi. Pada awal abad 20, musik Son telah merasuki berbagai genre musik Cuba, dengan ciri khas adanya ritmik clave yang sampai sekarang menjadi trade mark musik Salsa. Alat-alat musik tradisional yang digunakan pada awal lahirnya Son diantaranya tres, bongo, clave, maracas, güiro, dan instrument yang mewakili bass ( marímbula, botija, atau contra bass ala eropa ), serta vokal. Sebelum dimulainya penggunaan instrument piano dan guitar, tres merupakan satu-satunya instrument melodis yang bertanggungjawab menyediakan unsur melodic dan harmonic pada lagu.
Pada tahun 1940, beberapa grup Cuba mengembangkan son-montuno, yang kemudian lahir menjadi musik dansa yang sangat digemari. Saat itulah son-montuno sudah berkembang dengan diikutsertakannya instrument-instrument seperti brass section, piano, conga, dll.
Sebetulnya pembicaraan kontradiktif tentang musik Salsa banyak disebabkan karena permasalahan politis dan strategi bisnis. Pada masa revolusi Cuba, banyak musisi Cuba yang eksodus ke daratan amerika, yang kemudian menyebabkan perbedaan hasil dalam proses perkembangan budaya musik Son di kedua negara. Perbedaan ini menyebabkan perdebatan dalam terminologi yang digunakan untuk musik yang berasal dari Cuba itu sendiri, yaitu “Salsa” semenjak istilah tersebut muncul pada awal 1970-an. Sampai sekarang istilah tersebut masih diperdebatkan.
Banyak orang Cuba yang berpendapat bahwa istilah Salsa sebetulnya tidak ada, karena sebetulnya musik tersebut lebih ditepat disebut Cuban Son, yang kemudian diberi “label” untuk kepentingan komersil oleh industri musik amerika. Pada akhirnya, istilah Salsa kemudian berkembang menjadi pengertian luas yang mewakili musik Afro-Cuban yang berasal dari pantai timur ( East Coast ) dan Puerto Rico yang sedikit banyak juga ikut andil dalam perkembangan musik tersebut.
Pada tahun 1980-an, dunia Salsa mengalami persaingan yang sangat ketat dengan musik merengue dari Republik Dominica yang sangat kental dengan nuansa dansa yang kita kenal dengan nama two steps, plus penampilan musisi-musisi merengue yang terkenal atraktif di atas panggung. Dampak dari persaingan ini, musisi salsa justru melakukan inovasi yang kontradiktif, mereka justru memperkenalkan style salsa yang lebih cooling-down dimana terjadi penurunan tempo pada lagu, dan penggunaan lirik dalam bahasa inggris mulai diperkenalkan. Musik tersebut kini kita kenal dengan Romantic Salsa, yang meskipun tidak se-energik musik Salsa sebelumnya, namun ternyata memiliki tingkat penjualan yang meningkat pada industri rekaman.
Style ini kemudian memperkenalkan bintang-bintang baru pada tahun 1990-an yang ditargetkan pada segmen-segmen pasar anak muda amerika, dan akhirnya popularitas musik salsapun terus meningkat. Secara karakter (selain perbedaan tempo), sound dalam Romantic Salsa juga sudah mulai menggunakan peralatan elektronik dari keyboard-keyboard modern dan electric piano, yang biasanya didominasi oleh musik jazz, pop, funk, fusion, dan rock pada masa itu.
Meskipun musik salsa pada awalnya lebih dikenal pada teritori New York dan daerah selatan amerika, namun sejalan dengan meningkatnya popularitas, musik tersebut mulai dikenal secara merata diseluruh daratan amerika. Secara budaya, musik salsa pun berkembang tidak hanya sebagai Dance Music, namun juga sebagai “Listening Music”, dengan perpaduan antara unsur mainstream jazz, dan be bop, yang kemudian melahirkan Latin Jazz ( juga disebut Cuban Jazz ), dengan artis-artis diantaranya Machito, Bauzá, O’Farrill, George Shearing, Cal Tjader, Mongo Santamaría, Willie Bobo, Clare Fischer, dll. Beberapa orang menyebut aliran ini sebagai perpaduan antara musik Carribean dengan Amerika Utara, yang sebelumnya belum terkolaborasi dengan baik
Source: http://www.salsa-clinic.com/sls_his.htm
Tarian Shuffle Dance
Shuffle Dance, ya tarian ini memang sedang marak di kalangan anak muda indonesia kini, meskipun baru tenar, sebenarnya tarian ini sudah ada sejak lama sekitar tahun 1980-an di bawah tanah rave scene musik Melbourne, Australia.
Gerakan Shuffle pada dasarnya adalah tumit dan kaki yang bergerak cepat sehingga terlihat seakan menempel ke tanah, yang suka ke klub pasti tahu tarian ini, ada 2 macam gerakan Shuffle Dance, yaitu Running man dan T step, seperti namanya gerakan ini seperti berlari namun ditempat. dan T step adalah gerakan layaknya membentuk huruf T.
Menarikan shuffle dance selain membuat pemainnya merasa senang karena bisa unjuk bakat ternyata juga menyehatkan. Karena dengan 5 menit menarikan shuffle ternyata membakar kalori setara dengan 30 menit melakukan treadmil.
lalu seperti apa sih tarian Shuffle Dance ini? saksikan video berikut ini.
jika kalian tertarik untuk belajar lagi untuk memperdalam ilmu bershuffle ria, kalian bisa belajar melalui situs Howtoshuffledance.com, pada situs ini kalian bisa belajar dengan mengikuti video tutorial macam - macam aksi Shuffle Dance.
Gerakan Shuffle pada dasarnya adalah tumit dan kaki yang bergerak cepat sehingga terlihat seakan menempel ke tanah, yang suka ke klub pasti tahu tarian ini, ada 2 macam gerakan Shuffle Dance, yaitu Running man dan T step, seperti namanya gerakan ini seperti berlari namun ditempat. dan T step adalah gerakan layaknya membentuk huruf T.
Menarikan shuffle dance selain membuat pemainnya merasa senang karena bisa unjuk bakat ternyata juga menyehatkan. Karena dengan 5 menit menarikan shuffle ternyata membakar kalori setara dengan 30 menit melakukan treadmil.
lalu seperti apa sih tarian Shuffle Dance ini? saksikan video berikut ini.
jika kalian tertarik untuk belajar lagi untuk memperdalam ilmu bershuffle ria, kalian bisa belajar melalui situs Howtoshuffledance.com, pada situs ini kalian bisa belajar dengan mengikuti video tutorial macam - macam aksi Shuffle Dance.
Kesenian Tarian Jepang
Bon Odori Acara menari bersama yang disebut Bon Odori (盆踊り?, tari Obon)
dilangsungkan sebagai penutup perayaan Obon. Pada umumnya, Bon Odori
ditarikan bersama-sama tanpa mengenal jenis kelamin dan usia di
lingkungan kuil agama Buddha atau Shinto. Konon gerakan dalam Bon
Odori meniru arwah leluhur yang menari gembira setelah lepas dari
hukuman kejam di neraka.
Bon Odori merupakan puncak dari semua festival musim panas (matsuri)
yang diadakan di Jepang. Pelaksanaan Bon Odori memilih saat terang
bulan yang kebetulan terjadi pada tanggal 15 Juli atau 16 Juli menurut
kalender Tempō. Bon Odori diselenggarakan pada tanggal 16 Juli karena
pada malam itu bulan sedang terang-terangnya dan orang bisa menari
sampai larut malam.
Belakangan ini, Bon Odori tidak hanya diselenggarakan di lingkungan
kuil Shinto. Penyelenggara Bon Odori sering tidak ada hubungan sama
sekali dengan organisasi keagamaan. Bon Odori sering dilangsungkan di
tanah lapang, di depan stasiun kereta api atau di ruang-ruang terbuka
tempat orang banyak berkumpul.
==================================
Eisa ( Okinawan Dance and Percussion)
Adalah bentuk tarian rakyat yang unik kepada orang-orang dari
Kepulauan Ryukyu. Meskipun dilakukan berkali-kali sepanjang tahun di
berbagai festival, pertunjukan Eisa terkonsentrasi di sekitar
pertengahan bulan Juli. Ini adalah tradisi berabad-abad yang panjang,
untuk menandai akhir Festival Obon.
Hal ini ditarikan oleh 20-30 pemuda dan / atau perempuan, terutama
dalam lingkaran dengan iringan bernyanyi, nyanyian, dan drum oleh para
penari, dan lagu-lagu rakyat bermain di sanshin. Tiga jenis drum yang
digunakan dalam berbagai kombinasi, tergantung pada gaya regional:
yang ōdaiko Tong drum besar, sedangkan shimedaikoSebuah menengah drum
yang mirip dengan yang digunakan dalam Noh teater, dan yang paaranku
tangan gendang kecil yang mirip dengan yang digunakan dalam upacara
Buddha. Para penari juga kadang-kadang bermain gong tangan kecil dan
alat musik yotsutake. Eisa penari memakai berbagai kostum, biasanya
menurut tradisi lokal dan gender penari, kostum modern seringkali
berwarna cerah dan fitur sorban, karakteristik kusut warna-warni
Ryukyu-gaya. rompi Khusus dan legging juga populer.
================================================

The sanshin (Okinawan Traditional Strings)
The sanshin (三 线, secara harfiah "tiga senar") adalah alat musik
Okinawa dan prekursor dari shamisen Jepang. Sering disamakan dengan
banjo, itu terdiri dari tubuh python kulit yang tertutup, leher dan
tiga senar.
kemiripan dekat Its baik dalam penampilan dan nama ke sanxian Cina
menunjukkan asal China, yang lama Kerajaan Ryukyu (Okinawa pra-Jepang)
yang memiliki hubungan sangat dekat dengan Cina. Pada abad ke-16,
sanshin mencapai pelabuhan perdagangan Jepang di Sakai di Osaka,
Jepang. Di Jepang daratan, maka berkembang menjadi shamisen yang lebih
besar.
Nama Okinawa untuk string adalah (dari tebal ke tipis) uujiru (男 弦,
"string laki-laki"), nakajiru (中 弦, "string tengah"), dan miijiru (女
弦, "perempuan string"). Senar berwarna putih, kecuali di Amami, di
mana mereka berwarna kuning.
Secara tradisional, pemain mengenakan plectrum, terbuat dari material
seperti tanduk kerbau, pada jari telunjuk. Masih banyak dilakukan,
sementara yang lain menggunakan pick gitar atau kuku jari telunjuk.
Dalam Amami, panjang, plektra sempit bambu juga digunakan.
Di Jepang daratan, banyak orang lihat sanshin sebagai jabisen (蛇皮 线,
secara harfiah "ular-kulit string") atau jamisen (蛇 三 线, "ular tiga
senar") karena tubuh alat memiliki penutup kulit ular. Sebuah jembatan
bambu menimbulkan string dari kulit.
Pada tahun-tahun setelah Perang Dunia II, Okinawa yang dibuat sanshin
dari kaleng kosong, yang dikenal sebagai "Kankara sanshin".
========================================

Kouchi Yosakoi
Yosakoi (よ さ こい) adalah gaya yang unik tarian yang berasal dari
Jepang. Yosakoi mulai di kota Kochi pada tahun 1954, sebagai rendition
modern Awa Odori, tarian musim panas tradisional. menari yosakoi-style
telah banyak tersebar di seluruh Jepang. Gaya tari sangat energik,
menggabungkan gerakan tarian tradisional Jepang dengan musik modern.
Tarian koreografer yang sering dilakukan oleh tim besar. Seiring
dengan jumlah sekolah yosakoi profesional dan tim kota tari, yosakoi
juga merupakan acara populer selama festival olahraga yang
diselenggarakan oleh Jepang sekolah SD, SMP, dan SMA. peserta yosakoi
mencakup pria dan wanita hampir segala usia – kadang-kadang dalam satu
Salah satu aspek yang menentukan tari yosakoi adalah penggunaan
naruko: kentungan kayu kecil yang diselenggarakan di tangan penari
masing-masing. Naruko pada awalnya digunakan di Prefektur Kochi untuk
menakuti burung-burung dari sawah. The naruko tradisional telah
pengocok hitam dan kuning pada tubuh kayu, tapi kelompok yosakoi
naruko paling modern membuat mereka sendiri, memilih warna dan bahan
yang sesuai dengan kostum mereka. Penggunaan naruko diperlukan dalam
tarian yosakoi, tetapi banyak kelompok juga menggunakan instrumen
dipegang tangan lain atau alat peraga, seperti drum, instrumen perkusi
lain, bendera, tongkat, dan mengapung.
==========================================
Penggunaan taiko dalam perang
Di Jepang pada masa feodal, taiko sering digunakan untuk memotivasi pasukan, menolong menentukan langkah barisan, dan mengatur perintah atau pengumuman. Menjelang atau pada saat memasuki pertempuran, taiko yaku (penabuh drum) bertanggung jawab untuk menentukan langkah barisan, biasanya dengan enam langkah untuk setiap pukulan drum (ketukan-2-3-4-5-6, ketukan-2-3-4-5-6).
Menurut salah satu catatan sejarah (Gunji Yoshu), sembilan rangkai dari lima ketukan berarti memanggil sekutu ke medan tempur, sementara sembilan rangkai dari tiga ketukan, yang dipercepat tiga atau empat kalinya, adalah panggilan untuk maju dan mengejar lawan.
tim. Dalam dialek provinsi Tosa (modern-hari Prefektur Kochi),
"yosakoi" berarti "Ayo pada malam hari."
================================================== ======
dilangsungkan sebagai penutup perayaan Obon. Pada umumnya, Bon Odori
ditarikan bersama-sama tanpa mengenal jenis kelamin dan usia di
lingkungan kuil agama Buddha atau Shinto. Konon gerakan dalam Bon
Odori meniru arwah leluhur yang menari gembira setelah lepas dari
hukuman kejam di neraka.
Bon Odori merupakan puncak dari semua festival musim panas (matsuri)
yang diadakan di Jepang. Pelaksanaan Bon Odori memilih saat terang
bulan yang kebetulan terjadi pada tanggal 15 Juli atau 16 Juli menurut
kalender Tempō. Bon Odori diselenggarakan pada tanggal 16 Juli karena
pada malam itu bulan sedang terang-terangnya dan orang bisa menari
sampai larut malam.
Belakangan ini, Bon Odori tidak hanya diselenggarakan di lingkungan
kuil Shinto. Penyelenggara Bon Odori sering tidak ada hubungan sama
sekali dengan organisasi keagamaan. Bon Odori sering dilangsungkan di
tanah lapang, di depan stasiun kereta api atau di ruang-ruang terbuka
tempat orang banyak berkumpul.
==================================
Eisa ( Okinawan Dance and Percussion)
Adalah bentuk tarian rakyat yang unik kepada orang-orang dari
Kepulauan Ryukyu. Meskipun dilakukan berkali-kali sepanjang tahun di
berbagai festival, pertunjukan Eisa terkonsentrasi di sekitar
pertengahan bulan Juli. Ini adalah tradisi berabad-abad yang panjang,
untuk menandai akhir Festival Obon.
Hal ini ditarikan oleh 20-30 pemuda dan / atau perempuan, terutama
dalam lingkaran dengan iringan bernyanyi, nyanyian, dan drum oleh para
penari, dan lagu-lagu rakyat bermain di sanshin. Tiga jenis drum yang
digunakan dalam berbagai kombinasi, tergantung pada gaya regional:
yang ōdaiko Tong drum besar, sedangkan shimedaikoSebuah menengah drum
yang mirip dengan yang digunakan dalam Noh teater, dan yang paaranku
tangan gendang kecil yang mirip dengan yang digunakan dalam upacara
Buddha. Para penari juga kadang-kadang bermain gong tangan kecil dan
alat musik yotsutake. Eisa penari memakai berbagai kostum, biasanya
menurut tradisi lokal dan gender penari, kostum modern seringkali
berwarna cerah dan fitur sorban, karakteristik kusut warna-warni
Ryukyu-gaya. rompi Khusus dan legging juga populer.
================================================
The sanshin (Okinawan Traditional Strings)
The sanshin (三 线, secara harfiah "tiga senar") adalah alat musik
Okinawa dan prekursor dari shamisen Jepang. Sering disamakan dengan
banjo, itu terdiri dari tubuh python kulit yang tertutup, leher dan
tiga senar.
kemiripan dekat Its baik dalam penampilan dan nama ke sanxian Cina
menunjukkan asal China, yang lama Kerajaan Ryukyu (Okinawa pra-Jepang)
yang memiliki hubungan sangat dekat dengan Cina. Pada abad ke-16,
sanshin mencapai pelabuhan perdagangan Jepang di Sakai di Osaka,
Jepang. Di Jepang daratan, maka berkembang menjadi shamisen yang lebih
besar.
Nama Okinawa untuk string adalah (dari tebal ke tipis) uujiru (男 弦,
"string laki-laki"), nakajiru (中 弦, "string tengah"), dan miijiru (女
弦, "perempuan string"). Senar berwarna putih, kecuali di Amami, di
mana mereka berwarna kuning.
Secara tradisional, pemain mengenakan plectrum, terbuat dari material
seperti tanduk kerbau, pada jari telunjuk. Masih banyak dilakukan,
sementara yang lain menggunakan pick gitar atau kuku jari telunjuk.
Dalam Amami, panjang, plektra sempit bambu juga digunakan.
Di Jepang daratan, banyak orang lihat sanshin sebagai jabisen (蛇皮 线,
secara harfiah "ular-kulit string") atau jamisen (蛇 三 线, "ular tiga
senar") karena tubuh alat memiliki penutup kulit ular. Sebuah jembatan
bambu menimbulkan string dari kulit.
Pada tahun-tahun setelah Perang Dunia II, Okinawa yang dibuat sanshin
dari kaleng kosong, yang dikenal sebagai "Kankara sanshin".
========================================
Kouchi Yosakoi
Yosakoi (よ さ こい) adalah gaya yang unik tarian yang berasal dari
Jepang. Yosakoi mulai di kota Kochi pada tahun 1954, sebagai rendition
modern Awa Odori, tarian musim panas tradisional. menari yosakoi-style
telah banyak tersebar di seluruh Jepang. Gaya tari sangat energik,
menggabungkan gerakan tarian tradisional Jepang dengan musik modern.
Tarian koreografer yang sering dilakukan oleh tim besar. Seiring
dengan jumlah sekolah yosakoi profesional dan tim kota tari, yosakoi
juga merupakan acara populer selama festival olahraga yang
diselenggarakan oleh Jepang sekolah SD, SMP, dan SMA. peserta yosakoi
mencakup pria dan wanita hampir segala usia – kadang-kadang dalam satu
Salah satu aspek yang menentukan tari yosakoi adalah penggunaan
naruko: kentungan kayu kecil yang diselenggarakan di tangan penari
masing-masing. Naruko pada awalnya digunakan di Prefektur Kochi untuk
menakuti burung-burung dari sawah. The naruko tradisional telah
pengocok hitam dan kuning pada tubuh kayu, tapi kelompok yosakoi
naruko paling modern membuat mereka sendiri, memilih warna dan bahan
yang sesuai dengan kostum mereka. Penggunaan naruko diperlukan dalam
tarian yosakoi, tetapi banyak kelompok juga menggunakan instrumen
dipegang tangan lain atau alat peraga, seperti drum, instrumen perkusi
lain, bendera, tongkat, dan mengapung.
==========================================
Penggunaan taiko dalam perang
Di Jepang pada masa feodal, taiko sering digunakan untuk memotivasi pasukan, menolong menentukan langkah barisan, dan mengatur perintah atau pengumuman. Menjelang atau pada saat memasuki pertempuran, taiko yaku (penabuh drum) bertanggung jawab untuk menentukan langkah barisan, biasanya dengan enam langkah untuk setiap pukulan drum (ketukan-2-3-4-5-6, ketukan-2-3-4-5-6).
Menurut salah satu catatan sejarah (Gunji Yoshu), sembilan rangkai dari lima ketukan berarti memanggil sekutu ke medan tempur, sementara sembilan rangkai dari tiga ketukan, yang dipercepat tiga atau empat kalinya, adalah panggilan untuk maju dan mengejar lawan.
tim. Dalam dialek provinsi Tosa (modern-hari Prefektur Kochi),
"yosakoi" berarti "Ayo pada malam hari."
================================================== ======
Macam - Macam Tarian Daerah Indonesia
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia Indonesia memeliki beragam suku, agama, bahasa, dan budaya yang berbeda. Dari budaya tersebut lahirlah seni Tari daerah atau tari Tradisional yang mencerminkan masing-masing daerah dan kebudayaan. Berikut ini macam-macam tarian daerah Indonesia dari Sabang sampai Merauke

MACAM-MACAM TARIAN DAERAH DI INDONESIA
1. Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh
Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam
2. Tari-tarian Daerah Bali
Tari legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diberikan secara dinamis dan memikat hati.Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara monyet dari Hanuman dari Sugriwa
3.Tarian-tarian daerah Jawa Barat
Tari Topeng Kuncaran, merupakan sebuah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja karena cintanya ditolak.
Tari Merak, sebuah tari yang mengisahkan kehidupan burung merak yang serba indah dan memukau.
4. Tari-tarian Daerah Bengkulu
Tari Andun, dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang dihormati.
Tari Bidadari Teminang Anak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak. Tarian adat ini berasal dari Rejang Lebong.
5. Tari-tarian Daerah DKI Jakarta
Tart Topeng, merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung.
Tari Yopong, adalah tari persembahan untuk menghormati tamu negara.
6. Tari-tarian Daerah Jambi
Tari Sekapur Sirih, merupakan tari persembahan. Tari adat jambi ini hanyak persamaannya dengan tari Melayu.
Tari Selampir Delapan, merupakan tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari di daerah Jambi.
7. Tari-tarian Daerah Jawa Tengah
Tari Serimpi, sebuah tarian keraton pada masa silam dengan suasana lembut, agung dan menawan.
Tari Blambangan Cakil, mengisahkan perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil (raksasa). Sebuah perlambang penumpasan angkara murka.
8. Tari-tarian Daerah JawaTimur
Tari Remong, sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut para tamu.
Reog Ponorogo, merupakan tari daerah Jawa Timur yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan kegagahan.
9. Tari-tarian Daerah kalimantan Barat
Tarri Monong, merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi
Tari Zapin Tembung, Merupakan suatu tari pergaulan dalam masyarakat Kalimantan Barat
10. Tari-tarian Daerah Katimantan Selatan
Tari Baksa Kembang, merupakan tari selamat datang pada tamu agung dengan menyampaikan untaian bunga.
Tari Radab rahayu, di pertunjukan pada upacara tepung tawar, sebelum pengantin pria dan wanita di persandingkan.
11. Tari-tarian Daerah Kalimantan tengah
Tari Tambun dan bungai, Merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai Dalam mengusir musuh yang akan merampas panen rakyat.
Tari Balean Dadas, Merupakan tarian guna memohon kesembuhan bagi mereka yang sakit.
12. Tari-tarian : Daerah Kalimantan Timur
Tari Gong, di pertunjukan pada upacara penyambutan terhadap tatmu agung. Dapat pula di pertunjukan sewaktu lahir seorang bayi kepala suku.
Tari perang, Tari yang mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan seorang gadis.
13. Tari-tarian Daerah Lampung.
Tari Jangget, adalah tarian untuk upacar-upacara peradatan. Tarian ini melambangkan keluhuran budi dan susila rakyat Lampung.
Tari Malinting, merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung. Menceritakan tentang kunjungan Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung.
14. Tari-tarian Daerah Maluku
Tari Lenso. merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan rakyat masyarakat Maluku.
Tari Cakalele, adalah tari Perang Yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.
15. Tari-Tarian Daerah Maluku Utara
Tari Perang, Tarian rakyat untuk menyambut para pahlawan yang pualng dari medan juang.
Tari Nahar Ilaa, tarian pengikat persahabatan pada waktu “panas Pela” kesepakatan kampung untuk membangun.
16. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Barat
Tari Mpaa Lenggogo, sebuah tarian guna menyambut Maulid Nahi Muhammad SAW. Tarian ini juga scring dipertunjukkan pada upacara-upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja.
Tari Batunganga, sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk ke dalam batu. Mereka memohon agar sang putri dapat keluar dari dalam batu itu.
17. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Timur
Tari Perang, tari yang menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata. Senjata yang dipakai berupa cambuk dan perisai.
Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan pada upacara khitanan. Tari ini berupa ucapan selamat serta mohon berkat kepada Tuhan agar yang dikhitan sehat lahir batin dan sukses dalam hidupnya.
18. Tari-tarian Daerah Papua Barat danTengah
Tari Suanggi, tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi (jejadian).
Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawana, dan kegagahan rakyat Papua.
19. Tari-tarian Daerah Riau
Tari Tandak, merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.
Tori Joged Lambak, adalah tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi
20 Tari-tarian Daerah Sulawesi Selatan
Kipas, tari yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti alunan lagu.
Bosara, merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya sangat luwes.
21. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tengah
Tari Lumense, tari dari Poso yang merupakan tarian selamat dating untuk menyambut tamu agung.
Tari Peule Cinde, termasuk pula tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak acaranya adalah dengan menaburkan bunga bagi para tamu.
22. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tenggara
Tari Balumpa, merupakan tari selamat datang dalarn menyambut tamu agung. Tari rakyat ini berasal dari Buton.
Tari Dinggu, melambangkan sifat kegotong royongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada lesung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.
23. Tari-tarian Daerah Sulawesi Utara
Tari Maengket, merupakan tari pergaulan yang dilakukan secara berpasang-pasangan. Menggambarkan suasana kasih sayang dan cumbuan.
Tari Polopalo, adalah tari pergaulan bagi muda-mudi daerah Gorontalo.
24. Tari-tarian Daerah Sumatra Barat
Tari Piring : Sebuah tari tradisional yang melambangkan suasana kegotong royongan rakyat dalam menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria bersama-sam.
Tari Payung : Ditarikan oleh sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang pria melindungi kepala sang wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki terhadap wanita.
25. Tari-tarian Daerah Sumatra Selatan
Tari Tanggal, merupakan sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebesaran adat.
Tari Putri Bekhusek, artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat populer di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan melamhangka kemakmuran daerah Sumatra Selatan
26. Tari-tarian Daerah Sumatra Utara
Tari Serampang Dua Belas, Sebuah tari Melayu dengan irama joged diiringi musik dengan pukulan gendang ala Amerika Latin. Serampang dua belas merupakan tari pergaulan.
Tari Tor Tor, Sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk.
27. Tari-tarian Daerah Istimewa Yogyakarta
Tari Serimpi Sangu Pati, sebuah tarian keraton pada masalalu disertai suara gamelan dengan gerak tari yang lembut.
Tari Bedaya, merupakan tarian keraton yang di tarikan oleh 9 putri dengan irama yang lemah gemulai
28. Tari-tarian Daerah Papua Timur
Tari Selamat Datang, tari yang mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati.
Tari Musyoh, merupakan tari sakral dalam upaya mengusir arwah or¬ang meninggal karena kecelakaan.

MACAM-MACAM TARIAN DAERAH DI INDONESIA
1. Tari-tarian Daerah Istimewa Aceh
Tari Seudati, berasal dari Arab dengan latar belakang agama Islam. Sebuah tarian dinamis penuh keseimbangan dengan suasana keagamaan. Tarian ini sangat disenangi dan terkenal di daerah Aceh.Tari Saman Meuseukat, di lakukan dalam posisi duduk berbanjar dengan irama yang dinamis. Suatu tari dengan syair penuh ajaran kebajikan, terutama ajaran agama Islam
2. Tari-tarian Daerah Bali
Tari legong, merupakan tarian yang berlatar belakang kisah cuinta Raja dari lasem. Diberikan secara dinamis dan memikat hati.Tari Kecak, sebuah tari berdasarkan cerita dan Kitab Ramayana yang mengisahken tentang bala tentara monyet dari Hanuman dari Sugriwa
3.Tarian-tarian daerah Jawa Barat
Tari Topeng Kuncaran, merupakan sebuah tarian yang mengisahkan dendam kesumat seorang raja karena cintanya ditolak.
Tari Merak, sebuah tari yang mengisahkan kehidupan burung merak yang serba indah dan memukau.
4. Tari-tarian Daerah Bengkulu
Tari Andun, dari Bengkulu Selatan ini merupakan sebuah tarian guna menyambut para tamu yang dihormati.
Tari Bidadari Teminang Anak, tarian ini dapat pula diartikan bidadari meminang anak. Tarian adat ini berasal dari Rejang Lebong.
5. Tari-tarian Daerah DKI Jakarta
Tart Topeng, merupakan sebuah tari tradisional Betawi dalam menyambut tamu agung.
Tari Yopong, adalah tari persembahan untuk menghormati tamu negara.
6. Tari-tarian Daerah Jambi
Tari Sekapur Sirih, merupakan tari persembahan. Tari adat jambi ini hanyak persamaannya dengan tari Melayu.
Tari Selampir Delapan, merupakan tari pergaulan muda-mudi dan sangat digemari di daerah Jambi.
7. Tari-tarian Daerah Jawa Tengah
Tari Serimpi, sebuah tarian keraton pada masa silam dengan suasana lembut, agung dan menawan.
Tari Blambangan Cakil, mengisahkan perjuangan Srikandi melawan Buto Cakil (raksasa). Sebuah perlambang penumpasan angkara murka.
8. Tari-tarian Daerah JawaTimur
Tari Remong, sebuah tarian dari Surabaya yang melambangkan jiwa, kepahlawanan. Ditarikan pada waktu menyambut para tamu.
Reog Ponorogo, merupakan tari daerah Jawa Timur yang menunjukkan keperkasaan, kejantanan dan kegagahan.
9. Tari-tarian Daerah kalimantan Barat
Tarri Monong, merupakan tari penolak penyakit agar si penderita dapat sembuh kembali penari berlaku seperti dukun dengan jampi-jampi
Tari Zapin Tembung, Merupakan suatu tari pergaulan dalam masyarakat Kalimantan Barat
10. Tari-tarian Daerah Katimantan Selatan
Tari Baksa Kembang, merupakan tari selamat datang pada tamu agung dengan menyampaikan untaian bunga.
Tari Radab rahayu, di pertunjukan pada upacara tepung tawar, sebelum pengantin pria dan wanita di persandingkan.
11. Tari-tarian Daerah Kalimantan tengah
Tari Tambun dan bungai, Merupakan tari yang mengisahkan kepahlawanan Tambun dan Bungai Dalam mengusir musuh yang akan merampas panen rakyat.
Tari Balean Dadas, Merupakan tarian guna memohon kesembuhan bagi mereka yang sakit.
12. Tari-tarian : Daerah Kalimantan Timur
Tari Gong, di pertunjukan pada upacara penyambutan terhadap tatmu agung. Dapat pula di pertunjukan sewaktu lahir seorang bayi kepala suku.
Tari perang, Tari yang mempertunjukan dua orang pemuda dalam memperebutkan seorang gadis.
13. Tari-tarian Daerah Lampung.
Tari Jangget, adalah tarian untuk upacar-upacara peradatan. Tarian ini melambangkan keluhuran budi dan susila rakyat Lampung.
Tari Malinting, merupakan sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat Lampung. Menceritakan tentang kunjungan Sunan Gunung Jati ke Keraton Pulung.
14. Tari-tarian Daerah Maluku
Tari Lenso. merupakan tari pergaulan bagi segenap lapisan rakyat masyarakat Maluku.
Tari Cakalele, adalah tari Perang Yang melukiskan jiwa kepahlawanan yang gagah perkasa.
15. Tari-Tarian Daerah Maluku Utara
Tari Perang, Tarian rakyat untuk menyambut para pahlawan yang pualng dari medan juang.
Tari Nahar Ilaa, tarian pengikat persahabatan pada waktu “panas Pela” kesepakatan kampung untuk membangun.
16. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Barat
Tari Mpaa Lenggogo, sebuah tarian guna menyambut Maulid Nahi Muhammad SAW. Tarian ini juga scring dipertunjukkan pada upacara-upacara perkawinan atau upacara khitanan keluarga raja.
Tari Batunganga, sebuah tari berlatar belakang cerita rakyat. Mengisahkan tentang kecintaan rakyat terhadap putri raja yang masuk ke dalam batu. Mereka memohon agar sang putri dapat keluar dari dalam batu itu.
17. Tari-tarian Daerah Nusa Tenggara Timur
Tari Perang, tari yang menunjukkan sifat-sifat keperkasaan dan kepandaian mempermainkan senjata. Senjata yang dipakai berupa cambuk dan perisai.
Tari Gareng Lameng, dipertunjukkan pada upacara khitanan. Tari ini berupa ucapan selamat serta mohon berkat kepada Tuhan agar yang dikhitan sehat lahir batin dan sukses dalam hidupnya.
18. Tari-tarian Daerah Papua Barat danTengah
Tari Suanggi, tarian yang mengisahkan seorang suami ditinggal mati istrinya yang menjadi korban angi-angi (jejadian).
Tari Perang, tari yang melambangkan kepahlawana, dan kegagahan rakyat Papua.
19. Tari-tarian Daerah Riau
Tari Tandak, merupakan tari pergaulan yang sangat di gemari di daerah Riau.
Tori Joged Lambak, adalah tari pergaulan muda-mudi, yang sangat populer dan disenangi
20 Tari-tarian Daerah Sulawesi Selatan
Kipas, tari yang mempertunjukkan kemahiran para gadis dalam memainkan kipas samhil mengikuti alunan lagu.
Bosara, merupakan tarian untuk menyambut para tamu terhormat. Gerakan-gerakan badannya sangat luwes.
21. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tengah
Tari Lumense, tari dari Poso yang merupakan tarian selamat dating untuk menyambut tamu agung.
Tari Peule Cinde, termasuk pula tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak acaranya adalah dengan menaburkan bunga bagi para tamu.
22. Tari-tarian Daerah Sulawesi Tenggara
Tari Balumpa, merupakan tari selamat datang dalarn menyambut tamu agung. Tari rakyat ini berasal dari Buton.
Tari Dinggu, melambangkan sifat kegotong royongan dalam kerja bersama sewaktu menumbuk padi. Sentuhan alu pada lesung merupakan irama tersendiri yang menyentuh hati.
23. Tari-tarian Daerah Sulawesi Utara
Tari Maengket, merupakan tari pergaulan yang dilakukan secara berpasang-pasangan. Menggambarkan suasana kasih sayang dan cumbuan.
Tari Polopalo, adalah tari pergaulan bagi muda-mudi daerah Gorontalo.
24. Tari-tarian Daerah Sumatra Barat
Tari Piring : Sebuah tari tradisional yang melambangkan suasana kegotong royongan rakyat dalam menunaikan tugasnya. Siang hari mengerjakan sawah ladang dan malam harinya bersukaria bersama-sam.
Tari Payung : Ditarikan oleh sepasang muda-mudi dengan payung di tangan, sang pria melindungi kepala sang wanita, sebuah perlamban perlindungan lelaki terhadap wanita.
25. Tari-tarian Daerah Sumatra Selatan
Tari Tanggal, merupakan sebuah tarian dalam menyambut para tamu disertai upacara kebesaran adat.
Tari Putri Bekhusek, artinya sang putri yang sedang bermain. Tari ini sangat populer di Kabupaten Ogan Komering Ulu dan melamhangka kemakmuran daerah Sumatra Selatan
26. Tari-tarian Daerah Sumatra Utara
Tari Serampang Dua Belas, Sebuah tari Melayu dengan irama joged diiringi musik dengan pukulan gendang ala Amerika Latin. Serampang dua belas merupakan tari pergaulan.
Tari Tor Tor, Sebuah tari dari daerah Batak dengan latar belakang falsafah peradatan dan ditarikan dalam suasana khusuk.
27. Tari-tarian Daerah Istimewa Yogyakarta
Tari Serimpi Sangu Pati, sebuah tarian keraton pada masalalu disertai suara gamelan dengan gerak tari yang lembut.
Tari Bedaya, merupakan tarian keraton yang di tarikan oleh 9 putri dengan irama yang lemah gemulai
28. Tari-tarian Daerah Papua Timur
Tari Selamat Datang, tari yang mempertunjukan kegembiraan hati penduduk dalam menyambut para tamu yang dihormati.
Tari Musyoh, merupakan tari sakral dalam upaya mengusir arwah or¬ang meninggal karena kecelakaan.
Langganan:
Postingan (Atom)

